ERTIGA Tak Gentar Hadapi Honda Mobilio

Disetiap industri tak terkecuali otomotif, persaingan kerap terjadi dan faktor kualitas serta harga memainkan peran penting dalam komparansi yang dilakukan oleh konsumen manakala mereka membidik sebuah mobil yang akan menjadi alat transportasinya. Honda maupun Suzuki memang selama ini dikenal memiliki segmen berbeda dimana produsen otomotif berlogo H lebih menargetkan segmen pada kelas mid-to-high sedangkan Suzuki selalu menjadi bagian dari semua segmen karena harga mobilnya yang bervariatif serta kompetitif pula.

Untuk kualitas memang produk Honda didesain untuk segmen menengah sehingga kita tak perlu bertanya sebab asas “ada harga, ada kualitas” tentu berlaku disini namun tidak untuk Mobilio dimana kehadirannya menandakan bahwa PT Honda Prospect Motor mulai bergabung didalam memasarkan mobil keluarga murah dan Mobilio sendiri berada dikelas 1.500cc bersama-sama Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Nissan Grand Livina, Chevrolet Spin, serta Ertiga sendiri. Untuk Spin terbaru sendiri ditahun 2015 sudah tak dipasarkan lagi ditanah air lantaran General Motors telah hengkang dari bumi nusantara.

Sebagai sebuah mobil jenis Low MPV tentu saja Ertiga memiliki beberapa keunggulan, diantaranya adalah efisiensi bahan bakar bahkan kami telah mencobanya dijalan bebas hambatan dengan kecepatan 130Km/Jam dan tak seperti LMPV lainnya yang rata-rata goyang atau penumpang merasa terombang-ambing pada bagian belakang, Ertiga tetap stabil dengan kecepatan tersebut namun perlu diingat bahwa sebaiknya mengemudi dijalan tol dengan kecepatan tidak lebih dari 100Km/Jam (ini himbauan untuk para pengguna mobil-mobil jenis Low MPV) karena pada kecepatan tersebut selain aman buat anda juga buat pengendara lain. Jika anda ingin kecepatan lebih, ada baiknya melirik mobil-mobil sport saja dan harganya juga pasti jauh berbeda dengan mobil keluarga murah yang sudah kami sebutkan diatas.

Selain efisiensi, jika dibandingkan dengan Mobilio maka Ertiga akan lebih unggul dalam hal desain baik itu eksterior maupun interior. Meski berlabel mobil murah namun bagian interior Ertiga memang lebih mewah dikelasnya lantaran merupakan kerjasama dengan beberapa desainer dari VW didalam membangun sebuah mobil yang populasinya di Indonesia terus meningkat dari waktu ke waktu ini.

Harga Suzuki APV Bersaing Di Kelasnya

Harga Suzuki APV memang berbeda dengan mobil Ertiga meskipun keduanya sama-sama berada pada kategori yang sama yakni MPV yang khusus didesain bagi keluarga Indonesia. Hadir dalam 4 (empat) varian yang berbeda, APV kini banyak digunakan tak hanya konsumen perseorangan namun beberapa perusahaan juga memilih kendaraan multi-fungsi ini sebagai sarana pendukung dalam menjalankan roda bisnisnya masing-masing.

APV sendiri merupakan hasil dari kolaborasi antara para engineering muda Indonesia dan Suzuki yang dilakukan di Jepang namun diproduksi secara lokal guna menyedot tenaga kerja sekaligus menekan biaya produksi agar nantinya harga Suzuki APV yang ditawarkan kepada konsumen lebih kompetitif dibandingkan beberapa pesaingnya.

Ketika pertama kali diluncurkan pada tahun 2004, animo publik langsung tertuju pada APV yang memiliki karakteristik desain body yang gembot serta interior yang lapang yang dikombinasikan dengan mesin yang hemat bahan bakar. 10 (sepuluh) tahun sudah APV mengaspal hingga PT Suzuki Indomobil Sales yang merupakan ATPM Suzuki ditanah air terus menambah varian hingga APV Arena serta Luxury yang memiliki fitur terlengkap pada tipenya.

Kendati banyak bermunculan produk sejenis, namun SIS tetap mempertahankannya karena jumlah permintaan masih terus bertambah seiring dengan kebutuhan masyarakat akan alat transportasi pribadi yang nyaman dan dapat digunakan kapan saja.

Beberapa pengamat mengatakan bahwa kunci eksistensinya APV hingga dapat bertahan ditengah persaingan yang sangat ketat adalah harga yang bersaing serta Suzuki dikenal mudah dan murah dalam perawatan apalagi saat ini service center telah bertebaran dimana-mana dan akan terus bertambah seiring dengan ambisi besarnya SIS agar produsen otomotif asal negeri matahari terbit ini tetap berada pada urutan 3 (tiga) besar terlaris ditanah air setelah Toyota dan Daihatsu.

Harga Mobil Ertiga Terbaru Lebih Mahal Dari Generasi Sebelumnya

Harga Suzuki Ertiga hingga bulan Desember 2015 sedikit mengalami kenaikkan dimana kenaikkan itu sendiri sangat berdasar karena PT Suzuki Indomobil Sales sendiri baru saja menghadirkan New Ertiga yang memang mendapat beberapa perubahan disesuaikan dengan apa yang diinginkan oleh para calon pembelinya serta menyesuaikan dengan perkembangan teknologi khususnya dalam dunia otomotif yang ada saat ini. Upaya untuk mempertahankan harga itu sendiri sudah dilakukan akan tetapi perlu diingat bahwa kenaikkan harga berbagai komponen tentu saja akan membuat pabrikan setidaknya menaikkan harga jual melalui ATPM dan sebagai bagian dari pemasaran maka authorized dealer juga akan menawarkan sesuai dengan harga kesepakatan bersama untuk setiap wilayah yang menjadi target penjualan dari Suzuki itu sendiri. Orang akan bertanya bagaimana Suzuki berusaha untuk bertahan atau mempertahankan karakteristik produk yang selama ini mereka pasarkan apalagi kini untuk menjadikan sebuah brand banyak dimiliki atau dengan kata lain menjadi incaran konsumen maka yang dilakukan adalah berbagai macam pembenahan yang bermaksud agar mereka tetap mampu bersaing dengan merek lain walaupun brand lain terus berusaha untuk melakukan penetrasi dibursa otomotif nasional dengan berbagai macam produk unggulan yang mereka miliki.

harga suzuki ertiga terbaru

Kendati telah banyak yang menjadikan Suzuki Ertiga sebagai sebuah kendaraan yang selalu mendukung mobilitas mereka akan tetapi PT SIS merasa masih harus memperluas bahkan memperbanyak amunisi sehingga kedepannya akan bisa bersaing melalui kehadiran mobil-mobil baru yang memang menjadi sebuah senjata pamungkas dalam menghadapi para pesaing yang memang sangat serius menggarap bursa otomotif nasional. Sebagai salah satu brand ternama tentu saja Suzuki sudah mendatangkan berbagai macam mobil dengan kategori berbeda juga harga yang variatif pula. Mengikuti trendsetter berkendara yang ada memang terkadang harus menjadi prioritas jika tak ingin mobil yang sudah diluncurkan tersebut gagal dipasaran. Suzuki telah berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari hal ini walaupun memang beberapa produknya seperti Celerio memang sejauh ini belum ada yang melakukan pembelian dan ini sangat dimaklumi mengingat brand ini masih harus mengurusi beberapa mobil yang sekategori dengan Celerio seperti Karimun Wagon R, Splash bahkan hingga Swift. Tumpang tindih antara satu dengan yang lainnya kini tengah dialami oleh Suzuki Indonesia sehingga mereka perlu memikirkan langkah kedepannya agar setiap produk yang dipasarkan tidak saling menjegal satu dengan yang lainnya.

Menurut Hargasuzuki.com sebagai salah satu dealer yang juga menginformasikan harga mobil Suzuki menurut mereka bahwa untuk mengantisipasi kelesuan yang dialami saat ini maka PT SIS memang terus memberikan promosi khususnya pada Ertiga dan Karimun Wagon R yang memang selama ini menjadi andalan mereka untuk menghadapi dengan Avanza, Mobilio maupun Xenia. Nissan Grand Livina sendiri sebenarnya masih dalam kategori yang sama akan tetapi karena permintaan yang terus menurun maka terkadang para pemerhati otomotif tidak lagi memperhitungkannya untuk menjadi pesaing beberapa Low MPV seperti yang sudah kami sebutkan diatas. Menurut hemat kami, Nissan Indonesia perlu melakukan beberapa pembenahan diantaranya adalah dengan mengubah desain sehingga membuat mobil Livina terlihat lebih fresh dibandingkan yang ada saat ini daripada terus memaksa konsumen untuk memiliki Livina dengan desain yang ada sekarang yang sudah mulai membosankan sehingga publik Indonesia akhirnya beralih ke MPV dari brand lain. Mendatangkan mobil baru tentu saja sudah merupakan sebuah keharusan bagi sebuah brand jika mereka benar-benar ingin untuk terus bersaing dengan merek lainnya yang juga dipasarkan di Indonesia.

Mobil Ertiga Akan Jadi Andalan Suzuki Beberapa Tahun Ke Depan

Sepengamatan kami untuk jangka waktu beberapa tahun kedepan, PT SIS memang masih mengandalkan Ertiga sebagai salah satu punggawa dalam menghadapi ketatnya persaingan otomotif di Indonesia. Memang bukanlah sebuah hal yang membuat surprise publik di Indonesia karena Ertiga sendiri sudah menjadi salah satu mobil pilihan disemua segmen walaupun memang lebih banyak yang berada pada segmen menengah. Kehadiran Ertiga memang diamini oleh banyak pihak sebagai salah satu penyelamat bagi Suzuki karena sebelumnya mereka hanya mengandalkan Carry Pickup yang memang menjadi salah satu amunisi yang selama ini juga membantu mempertahankan eksistensi Suzuki di Indonesia. Setelah adanya Ertiga akhirnya keduanya kini menempati posisi teratas penjualan dari sekian banyaknya deretan mobil Suzuki yang kini diluncurkan atau dengan kata lain dipasarkan oleh banyak dealer yang ada.

Menempati posisi teratas tentu saja akan sangat membantu ATPM sehingga mereka dapat membuat berbagai macam strategi pemasaran yang baru sehingga dealer akan melanjutkan program tersebut ke konsumen. Kecenderungan konsumen yang kini lebih memilih mobil baru dibandingkan dengan yang sudah ada sebelumnya juga menjadi kendala bukan hanya bagi Suzuki saja namun juga untuk yang lain sehingga mereka merasa perlu disiasati dengan menghadirkan Ertiga Facelift yang kini dipersiapkan untuk dipasarkan dan masih dalam tahap produksi dan akan didistribusikan pada tahun 2016 nanti. Untuk memenangi kompetisi selain dari harga lebih kompetitif maka Suzuki Ertiga juga dibuat sesuai dengan apa yang diinginkan oleh konsumen, diantaranya meningkatkan efisiensi bahan bakar juga soal harga karena biar bagaiamanapun keduanya menjadi faktor krusial dalam memenangi kompetisi yang begitu ketat diantara brand otomotif. Jika tidak maka sudah pasti mobil-mobil Suzuki tidak akan mendapat tempat dihati konsumen apalagi publik di Indonesia juga dikenal sangat selektif dalam memilih sebuah produk.

Konsumen memang sering membandingkannya dengan beberapa pesaingnya akan tetapi hal tersebut memang membuat ATPM akan memperbesar jumlah cashback namun jika kita amati secara seksama maka faktor lain akan dilupakan, bisa jadi produsen akan mengurangi build quality jika dianggap harga yang sudah mereka tetapkan pada dealer kurang diminati atau dengan kata lain konsumen kurang berminat untuk memilikinya. Ertiga yang kini sudah digunakan pada platform Swift tentu saja akan menjadi sebuah mobil yang diperhitungkan dan bisa jadi pihak pabrikan akan terus mengembangkannya pada mobil lainnya seperti yang sudah dilakukan oleh Honda dimana platform Brio akhirnya bermetamorfosis menjadi Mobilio dan kini BRV. Maka bisa kami simpulkan bahwa memang Honda cukup jeli dalam mengamati peluang yang ada karena Brio sendiri memang menjadi salah satu andalan apalagi setelah mobil jenis sub-compact hatchback ini masuk dalam kategori Low Cost Green Car (LCGC) yang merupakan program bersama antara pihak produsen dan pemerintah dalam upayanya untuk menghadirkan mobil murah dan ramah lingkungan bagi masyarakat di Indonesia.

Meski menuai kontra karena lebih banyak orang yang lebih menginginkan program rumah murah namun program LCGC kini terus berjalan bahkan penjualannya juga cukup menjanjikan. Suzuki sendiri sudah bergabung dimana mobil Karimun Wagon R menjadi bagian dari produk LCGC yang dipasarkan di Indonesia dimana kini mereka juga menjadikan generasi terbaru dari Karimun tersebut untuk mendampingi Ertiga menjadi salah satu punggawa yang siap mengurangi dominasi lawan-lawannya di Indonesia. Sebagai pemerhati otomotif tentu saja kita berharap agar harga Suzuki Ertiga terus bersaing dengan mobil lainnya agar mudah dalam memilikinya.

Harga Mobil Swift Hatchback

Harga Suzuki Swift – Menjadi produk pertama yang mencapai raihan penjualan sebanyak 1 juta unit tercepat diantara line-up Suzuki lainnya adalah prestasi membanggakan, menjadi model hatchback terlaris di dunia itu baru luar biasa, dan Swift telah mencapai kedua hal tersebut. Tak salah kiranya bila pabrikan berlambang S itu memilih mobil ini sebagai suksesor dari salah satu legenda mereka yang telah tutup usia yakni Cultus atau di Indonesia dikenal dengan nama Forsa.

Indonesia sendiri telah mengenal Swift sejak sekitar 1 dekade silam tepatnya pada bulan November 2005 bertepatan dengan penyelenggaraan Gaikindo Motor Show tahun itu atas prakarsa Indomobil Suzuki International. Generasi pertamanya inim masih diimpor dalam bentuk utuh / completely built up dari Thailand dan ditawarkan dalam kode GX dengan pilihan transmisi manual juga otomatis, pada mid semester 2006, Indomobil kembali mendatangkan dua buah variant yakni type GL dan GT masih dalam wujud CBU.

harga mobil swift

Semakin lama peminat dari subcompact hatchback ini di tanah air kian banyak dan membuat populasi Suzuki Swift semakin besar terutama dari kalangan generasi muda yang sporty dan energik. hal itu membuat Indomobil memiliki inisiatif untuk merakit sendiri mobil ini di dalam negeri melalui pabrik mereka yang terletak dikawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat mulai tahun 2007 lalu. variant CKD pertamanya itu diberi kode atau nameplate ST.

Kehadiran varian CKD ini rupanya membuat popularitas sang hatchback semakin meningkat dimata penggemarnya, berturut turut Suzuki kemudian meluncurkan sejumlah type terbaru seperti GT, GT3 dan paling mutakhir adalah All New Swift yang diluncurkan pada ajang otomotif terakbar di Asia Tenggara yakni Indonesia International Motor Show tahun 2012.

Spesifikasi Suzuki Swift

Mobil yang mengambil tagline More Swift More Sporty ini hadir dengan sejumlah perbedaan mendasar terutama pada sisi desain juga aplikasi material serta teknologi tercanggih di zamannya. Perubahan besar besaran dilakukan pada segi eksterior, meski masih mempertahankan karakter khas sporty stylish, mobil kompak Suzuki terlihat lebih trendy melalui beragam penyegaran seperti U Shape Grill yang menjadi signature line barunya, outter mirror with turning sign, new headlamp with projector, new rear combination lamp dan new 12 spoke R16 alloy wheel pada bagian kaki kaki kendaraan.

Sementara pada sisi interior suasana mewah langsung terasa berkat dominasi warna black piano nan elegan yang membungkus material seat cover, dashboard hingga trim dalam. Kursi pengemudi kini memiliki konfigurasi pengaturan hingga 24 macam posisi, sedangkan kursi baris kedua dapat dilipat guna memberi ruang ekstra pada bagasi belakang. Deretan fitur modern pun teraplikasi pada kabinnya termasuk advanced audio system yang mampu memberikan kualitas hiburan terbaik sepanjang perjalanan.

Mesin All New Swift terbaut dari bahan alumunium khusus yang ringan namun mampu meredam panan hasil pembakaran secara lebih maksimal hingga membuat kinerja mesin lebih optimal namun lebih efisien mengkonsumsi bahan bakar. Jantungnya sendiri menggunakan model K14B seperti juga terdapat pada Suzuki Ertiga terbaru, mesin berkonfigurasi 4 silinder segaris itu mampu menghantarkan daya maksimal setara 95horse power pada 6000rpm dengan torsi 130Nm / 4000rpm.

Selain itu, Suzuki juga menghadirkan variant terbaru yang lebih ekstrem yakni Swift Sport dengan desain yang lebih agresif serta mesin yang lebih bertenaga dimana masih menggunakan platform dari ikon Suzuki yaitu Ertiga MPV. Seluruh type dari compact hatchback ini telah tersedia pada seluruh dealer resmi Suzuki diseluruh nusantara dan dapat dimiliki oleh para konsumen dengan pilihan pembayaran tunai maupun melalui sistem kredit.

Ertiga Membuat Penjualan Suzuki Kembali Naik

Keadaan perekonomian Indonesia tahun ini memang kurang baik karena imbas dari nilai tukar dollar yang kian melambung. Mau tidak mau, hal ini berefek pada lesunya tingkat penjualan produk-produk dari berbagai industri seperti tingkat penjualan mobil di pasar otomotif nasional yang semakin menurun. Kondisi ekonomi Indonesia saat ini memaksa para perusahaan-perusahaan otomotif memutar otak untuk membuat produksinya tetap bisa berjalan dan bertahan. Cara yang banyak dipilih oleh perusahaan otomotif untuk menarik minat konsumen adalah dengan mengeluarkan lineup terbarunya seperti yang dilakukan oleh PT. Suzuki Indomobil Sales. SIS meluncurkan lineup generasi terbaru dari Suzuki Ertiga yang diberi label New Ertiga pada ajang GIIAS September 2015 lalu. New Ertiga diharapkan mampu menyelamatkan dan mendongkrak angka penjualan SIS agar pabrikan Jepang ini bisa terus eksis di pasar otomotif nasional.

ertiga naik

Agaknya,kehadiranlineup New Ertigaini merupakan pilihan yang sangat tepat karena saat ajang tersebut berlangsung, varian ini mampu menyumbang penjualan terbanyak bagi SIS dan memberikan berbagai pencapaian positif lainnya. New Ertiga mampu mencapai angka penjualan sebanyak 262 unit atau setara dengan 40,43% untuk segmen mobil MPV pada ajang GIIAS 2015 lalu. Hal ini tentu membuktikan bahwa produk Ertiga memang masih banyak digandrungi oleh para pelanggan setia Suzuki. SIS yakin bahwa tren positif ini masih akan terus berlangsung setelah selesainya ajang GIIAS 2015. Tidak hanya sampai disitu, New Ertiga juga mampu menjadi salah satu varian yang meraih gelar The MostFavoriteCar GIIAS 2015 dan satu-satunya lineup yang meraih penghargaan tersebut di segmen MPV.

New Ertiga memang seakan menjadi penyelamat pabrikan Suzuki yang mulai lesu di tahun 2015 ini. Sejak peluncuran perdananya, New Ertiga mendapat sambutan begitu hangat dari masyarakat di Indonesia terbukti dengan terus meningkatnya permintaan pelanggan akan mobil besutan Suzuki ini di berbagai daerah di Indonesia seperti Solo, Surabaya, dan kota-kota besar lainnya. Di Solo sendiri, kehadiran New Ertiga mendapat sambutan hangat dan langsung mampu mengembalikan pamor Ertiga sebagai mobil keluarga paling digandrungi. Antusiasme warga Surabaya juga tidak kalah, terbukti tingkat penjualan mobil ini kian meningkat dengan rata-rata mencapai 600 unit hanya dalam kurun waktu kurang dari sebulan sehingga wajar jika ini diharapkan mampu meningkatkan angka penjualan Suzukihingga 15%.

Banyaknya permintaan akan lineupSuzuki ini, tidak lepas dari inovasi-inovasi baru yang dihadirkan SIS berupa 30 perubahan besar-besaran pada generasi baru Ertiga yang yang meliputi 10 perubahan utama dan 20 perubahan tambahan. Beberapa perubahan yang dihadirkan SIS dapat terlihat dari sisi interior dan eksterior. Dari sisi interiornya, SIS menambahkan SocketCharger pada baris ke-2, DoorTrim, New PatternFabric Material seat serta mengubah desain audio dan warna GearShift, HandBrake, CarpetFloor yang berwarna darkgrey. Dari segi eksteriornya, SIS menambahkan New Front Bumper pada bagian bodi utama, New Electric Foldable Out side Mirror pada bagian samping, New Parking Censor pada bagian belakang dan lain-lain demi meningkatkan desain mobil yang modern dan trendi.

sebagai informasi tambahan, penjualan New Ertiga di Solo telah menyumbang kontribusi yang cukup besar hingga mencapai 25%-30% di segmen MPV. Dengan demikian, varian ini mampu menempati posisi ketiga mobil MPV paling laris di Solo dibawah Toyota Avanza dan Honda Mobilio. hal ini masih bisa terus meningkat di daerah-daerah lainnya seiring penggenjotan produksi dan pemasaran New Ertiga selama sisa waktu kurang lebih 3 bulan sebelum tahun 2015 berakhir.